<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Nano</title>
	<atom:link href="http://p4tk-bispar.net/nano/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://p4tk-bispar.net/nano</link>
	<description>berbagai adalah bumbu kehidupan</description>
	<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 04:25:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kultur tunggal atau heterogen dalam Sistem Operasi?</title>
		<link>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=38</link>
		<comments>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=38#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 04:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nano</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>

		<category><![CDATA[Kultur tunggal]]></category>

		<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tk-bispar.net/nano/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Judul tulisan ini meminjam judul dari sebuah artikel di www.infolinux.web.id yang menulis opini pak Budi Rahardjo.
Belakangan ini ramai dibicarakan mengenai kultur tunggal (monoculture) di lingkungan perkomputeran. Yang dimaksud dengan kultur tunggal dalam hal ini adalah penggunaan sistem operasi yang sama untuk setiap komputer atau server di sebuah perusahaan atau instansi. Lebih spesifik lagi biasanya ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Judul tulisan ini meminjam judul dari sebuah artikel di www.infolinux.web.id yang menulis opini pak Budi Rahardjo.</p>
<p style="text-align: justify;">Belakangan ini ramai dibicarakan mengenai kultur tunggal <em>(monoculture)</em> di lingkungan perkomputeran. Yang dimaksud dengan kultur tunggal dalam hal ini adalah penggunaan sistem operasi yang sama untuk setiap komputer atau server di sebuah perusahaan atau instansi. Lebih spesifik lagi biasanya ini dikaitkan dengan penggunaan sistem operasi Microsoft Windows untuk komputer desktop, meskipun hal yang sama dapat juga ditujukan kepada sistem operasi Linux. Inti utamanya adalah penggunakan satu sistem yang sama. Sebetulnya, istilah homogen mungkin lebih tepat untuk hal ini.[1]</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum jauh membahas tentang sistem operasi, kita harus tahu dulu tentang sejarah tentang sistem operasi. Paling tidak dengan mempelajari sejarah sistem operasi komputer, wawasan kita bertambah luas dan tidak hanya berkutat pada satu sistem operasi saja.<span id="more-38"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sistem operasi dapat dikategorikan menurut tehnologinya (seperti keluarga unix atau lainnya, windows misalnya), kepemilikan dan lisensinya (berlisensi atau open-source), perkembangannya (dilihat dari kacamata sejarah seperti DOS dan OS/2 atau yang terbaru Linux dan Windows), maupun aplikasinya (penggunaannya umum seperti Linux, Windows), khusus desktop (DOS, Apple Mac OS), khusus mainframe (AIX), khusus real-time atau embedded (QNX), PDA, atau tujuan lain seperti keperluan produksi barang, penelitian dan hobi. Secara natural penggolongan-penggolongan itu saling beririsan.</p>
<p><strong>Generasi awal dan penting menurut sejarah</strong></p>
<ul>
<li>CTSS (The Compatible TimeShare System, dibuat di MIT oleh Corbato cs)</li>
<li>Incompatible Timesharing System (The Incompatible TimeShare System, dibangun di MIT untuk mainframe DEC 10/20)</li>
<li>Sistem operasi THE (oleh <a title="Edsger Dijkstra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Edsger_Dijkstra">Dijkstra cs</a>)</li>
<li>Multics (proyek gabungan Bell Labs, GE dan MIT)</li>
<li>Master programme, dibangun oleh Leo Computers, Leo III pada tahun 1962</li>
</ul>
<p><strong>Sistem Operasi berhak milik generasi awal</strong></p>
<ul>
<li>Apple Computer</li>
<li>Business Operating System (BOS)</li>
<li>Commodore PET, Commodore 64, dan Commodore VIC-20</li>
<li>IBM PC awal (UCSD p-System, CPM-86, PC-DOS)</li>
<li>Sinclair Micro dan QS dll</li>
<li>TRS-DOS, ROM OS</li>
<li>TI99-4</li>
<li>Flex</li>
<li>FLEX9</li>
<li>mini-FLEX</li>
<li>dan lainnya [2]</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1992 muncul sistem operasi :</p>
<ul>
<li>Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.</li>
<li>386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.</li>
<li>Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System). [3]</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Saya sekarang bekerja di lembaga UPT pendidikan dan pelatihan di bawah Depdiknas, sebagai seorang staf pada bagian Data dan Informasi. Berdasarkan survey di lapangan, sekitar 90% komputer yang ada menggunakan sistem operasi &#8220;Windows XP Profesional&#8221; yang tidak memiliki lisensi alias &#8230;.(jadi malu menyebutkannya). Untuk server menggunakan Linux RedHat Enterprise 5 berlisensi. Masalah yang sering dihadapi dan sudah menjadi permasalahan yang umum dihadapi adalah serangan dari virus. Walaupun masing-masing komputer sudah dipasang anti virus yang bervariasi mulai dari yang <em>free</em> sampai dengan yang berlisensi (Kaspersky). Serangan virus ini menyerang sistem operasi yang paling banyak digunakan orang yaitu Windows. Kenapa kita masih senang menggunakan sistem operasi windows ini karena beberapa alasan. Alasan itu salah satunya karena sistem operasi ini lebih populer dan orang sudah dimanjakan dengan segala kemudahannya. Padahal dibalik kemudahannya itu tersimpan banyak masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Solusi yang dapat ditawarkan adalah menggunakan sistem operasi berbasis Linux. Walaupun belum tahu distro mana yang akan digunakan. Ada beberapa pilihan yang mungkin akan coba untuk digunakan, yaitu Ubuntu atau Edu Buntu. Tetapi solusi alternatif ini akan menimbulkan masalah, yaitu kita harus melatih atau memberikan pemahaman kepada pengguna komputer terlebih dahulu. Tetapi sesulit apapun, solusi ini harus coba untuk dilaksanakan, toh sebelum orang-orang mengenal Windows, mereka juga pernah merasa kesulitan untuk mengoperasikannya. Mungkin untuk diawal kita masih dapat menggunakan <em>dual booting</em>, sehingga migrasi kepada sistem operasi yang baru tidak menuai protes atau malah menimbulkan masalah baru. Yang pasti, mau tidak mau, suka tidak suka kita harus mulai bermigrasi ke sistem operasi yang heterogen. Ayo kita beralih ke OSS yang lebih heterogen. Mau?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karno Nano NIM 23208332</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Referensi:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">[1] Rahardjo, Budi. 2004. <em>Kultur Tunggal atau heterogen dalam Sistem Operasi</em>, InfoLinux</p>
<p style="text-align: justify;">[2] Daftar Sistem Operasi, http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_sistem_operasi, diakses tanggal 3 Juli 2009</p>
<p style="text-align: justify;">[3] Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux, http://riadyawan.wordpress.com/2008/10/11/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux/, diakses tanggal 3 Juli 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tk-bispar.net/nano/?feed=rss2&amp;p=38</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Pembelajaran Abad 21 dengan &#8220;Project Based Learning (PBL)&#8221;</title>
		<link>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=31</link>
		<comments>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=31#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 07:17:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nano</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kantor]]></category>

		<category><![CDATA[PBL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tk-bispar.net/nano/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Kurikulum yang dikembangkan saat ini oleh sekolah dituntut untuk merubah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered learning) menjadi pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning). Hal ini sesuai dengan tuntutan dunia masa depan anak yang harus memiliki kecakapan berpikir dan belajar (thinking and learning skils). Kecakapan-kecakapan tersebut diantaranya adalah kecakapan memecahkan masalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kurikulum yang dikembangkan saat ini oleh sekolah dituntut untuk merubah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru <em>(teacher centered learning)</em> menjadi pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (<em>student-centered learning)</em>. Hal ini sesuai dengan tuntutan dunia masa depan anak yang harus memiliki kecakapan berpikir dan belajar <em>(thinking and learning skils)</em>. Kecakapan-kecakapan tersebut diantaranya adalah kecakapan memecahkan masalah <em>(problem solving)</em>, berpikir kritis <em>(critical thinking)</em>, kolaborasi, dan kecakapan berkomunikasi. Semua kecakapan ini bisa dimiliki oleh siswa apabila guru mampu mengembangkan rencana pembelajaran yang berisi kegiatan-kegiatan yang menantang siswa untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Kegiatan yang mendorong siswa untuk bekerja sama dan berkomunikasi harus tampak dalam setiap rencana pembelajaran yang dibuatnya.<span id="more-31"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selain pendekatan pembelajaran, siswa pun harus diberi kesempatan untuk mengembangkan kecakapannya dalam menguasai teknologi informasi dan komunikasi - khususnya komputer. Literasi ICT adalah suatu kemampuan untuk menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran untuk mencapai kecakapan berpikir dan belajar siswa. Kegiatan-kegiatan yang harus disiapkan oleh guru adalah kegiatan yang memberikan kesempatan pada siswa untuk menggunakan teknologi komputer untuk melatih keterampilan berpikir kritisnya dalam memecahkan masalah melalui kolaborasi dan komunikasi dengan teman sejawat, guru-guru, ahli atau orang lain yang memiliki minat yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Aspek lain yang tidak kalau pentingnya adalah Assessmen. Guru harus mampu merancang sistem assessmen yang bersifat kontinyu - ongoing assessmen - sejak siswa melakukan kegiatan, sedang dan setelah selesai melaksanakan kegiatannya. Assessmen bisa diberikan diantara siswa sebagai feedback, oleh guru dengan rubric yang telah disiapkan atau berdasarkan kinerja serta produk yang mereka hasilkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencapai tujuan di atas, pendekatan pembelajaran yang cukup menantang bagi guru adalah pendekatan pembelajaran berbasis proyek (Project-based learning atau PBL).</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam mengembangkan PBL, guru dituntut untuk menyiapkan unit plan, sebagai portfolio guru dalam proses pembelajarannya.<br />
Di dalam unit plan, guru harus mengarahkan rencana proyeknya dalam sebuah Kerangka Pertanyaan berdasarkan SK/KD yang ada dalam kurikulum. CFQ atau Curriculum frame Question adalah sebagai alat untuk mengarahkan siswa dalam mengerjakan proyeknya, sehingga sesuai dengan tujuan yang telah direncakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Guru harus menyiapkan materi-materi pendukung untuk kelancaran proyek siswa, demikian pula siswa harus mampu membuat contoh-contoh hasil tugasnya untuk ditampilkan atau dipresentasikan di depan temannya. Pada saat presentasi hasil proyeknya siswa mendapat kesempatan untuk melakukan assessmen terhadap temannya - peer assessmen, memberikan feedback pada hasil kerjanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam rencana pelajaran guru pun harus memberikan kesempatan pada siswa untuk melaporkan hasil proyeknya dalam berbagai bentuk, bisa dalam bentuk blog, wiki, poster, newsletter atau laporan.<br />
Kegiatan yang memberikan kesempatan pada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau high order thinking harus dirancang dalam rencana pelajaran guru. Siswa diberi kesempatan untuk melakukan analisis, sintesis dan evaluasi melalui proyek yang mereka kerjakan.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tk-bispar.net/nano/?feed=rss2&amp;p=31</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TOT Master Teacher</title>
		<link>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=24</link>
		<comments>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=24#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 01:46:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nano</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kantor]]></category>

		<category><![CDATA[ICT]]></category>

		<category><![CDATA[TOT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tk-bispar.net/nano/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[TOT Program Jaringan Informasi dan Simpul Pengembangan Sumber Belajar 
di KKG/MGMP Berbasis ICT
Training of  Trainer Master Teacher (MT) tingkat nasional ini dalam rangka menyiapkan tenaga penatar (Master Teacher) untuk pelatihan literasi TIK bagi guru (Participant Teacher) di PPPPTK dan LPMP. TOT Master Teacher ini juga mengantisipasi tuntutan Indikator Kinerja Kunci Rencana Strategis Ditjen PMPTK 2010 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>TOT Program Jaringan Informasi dan Simpul Pengembangan Sumber Belajar </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>di KKG/MGMP Berbasis ICT</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Training of  Trainer Master Teacher (MT) tingkat nasional ini dalam rangka menyiapkan tenaga penatar (Master Teacher) untuk pelatihan literasi TIK bagi guru (Participant Teacher) di PPPPTK dan LPMP. TOT Master Teacher ini juga mengantisipasi tuntutan Indikator Kinerja Kunci Rencana Strategis Ditjen PMPTK 2010 - 2014 yang harus mampu mewujudkan guru memiliki kemampuan dalam literasi TIK untuk guru SD 70% dan guru SMP/SMA mencapai 100% pada tahun 2014. Pola pelatihan ini sejenis <em>multi level training</em> atau program imbas Master Teacher kepada Participant Teacher yaitu merupakan rangkaian program yang berkelanjutan sebagai salah satu kegiatan dalam mewujudkan literasi TIK bagi guru pendidikan dasar dan menengah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><div id="attachment_29" class="wp-caption aligncenter" style="width: 458px"><img class="size-full wp-image-29" title="TOT Master Teacher" src="http://p4tk-bispar.net/nano/wp-content/uploads/2009/05/img_1845.jpg" alt="TOT Master Teacher" width="448" height="336" /><p class="wp-caption-text">TOT Master Teacher</p></div></p>
<p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) bekerjasama dengan Intel Indonesia Corp menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) yang berstandar Internasional bagi para Widyaiswara/staf 6 LPMP dan 12 P4TK seluruh Indonesia serta Ditjen PMPTK.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 25 sampai dengan 29 Mei 2009 bertempat di PPPPTK IPA, Jl. Diponegoro 12 Bandung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tk-bispar.net/nano/?feed=rss2&amp;p=24</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Web based course development untuk staf PPPPTK Bispar</title>
		<link>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=18</link>
		<comments>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=18#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 22:43:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nano</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kantor]]></category>

		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tk-bispar.net/nano/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 2009 ini, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan akan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan melalui Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) atau dikenal dengan Open and Distance Learning (ODL). Diperlukan persiapan sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, diantaranya peningkatan kompetensi dari Sumber Daya Manusia yang akan melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan melalui Pendidikan Terbuka dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2009 ini, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan akan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan melalui Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) atau dikenal dengan <em>Open and Distance Learning</em> (ODL). Diperlukan persiapan sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, diantaranya peningkatan kompetensi dari Sumber Daya Manusia yang akan melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan melalui Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><div id="attachment_20" class="wp-caption aligncenter" style="width: 440px"><img class="size-full wp-image-20" title="workshop-1" src="http://p4tk-bispar.net/nano/wp-content/uploads/2009/05/workshop-1.jpg" alt="Web based course development" width="430" height="322" /><p class="wp-caption-text">Web based course development</p></div></p>
<p>Workshop ini telah dilaksanakan untuk kedua kalinya, workshop pertama dilaksanakan di SEAMOLEC. Workshop diikuti oleh 24 orang, terdiri dari Widyaiswara, Instruktur dan Staf PPPPTK Bisnis dan Pariwisata. Workshop yang berlangsung tanggal 20 - 25 April 2009 ini menghasilkan 24 materi.<span id="more-18"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tk-bispar.net/nano/?feed=rss2&amp;p=18</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Topologi Jaringan PPPPTK Bisnis dan Pariwisata</title>
		<link>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=3</link>
		<comments>http://p4tk-bispar.net/nano/?p=3#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 09:23:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nano</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p4tk-bispar.net/nano/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Peta yang menunjukkan konfigurasi atau topologi jaringan merupakan dokumen yang sangat penting untuk berbagai keperluan. Kita bisa melakukan analisa jika terjadi kesalahan (fault) tiba-tiba dengan bantuan peta jaringan ini.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peta yang menunjukkan konfigurasi atau topologi jaringan merupakan dokumen yang sangat penting untuk berbagai keperluan. Kita bisa melakukan analisa jika terjadi kesalahan <em>(fault)</em> tiba-tiba dengan bantuan peta jaringan ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-9 aligncenter" title="topologi-jaringan" src="http://p4tk-bispar.net/nano/wp-content/uploads/2009/05/topologi-jaringan.jpg" alt="topologi-jaringan" width="400" height="581" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p4tk-bispar.net/nano/?feed=rss2&amp;p=3</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
